Penelitian tentang Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Rumah Pompa di Pekalongan oleh Mahasiswa Magister Program Teknik Elektro Universitas Diponegoro
Wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, terancam oleh kombinasi penurunan tanah dan kenaikan permukaan laut, yang menyebabkan banjir dari laut menjadi lebih sering dan parah. Stasiun pompa memainkan peran yang semakin penting dalam hal ini, karena air tidak lagi dapat mengalir ke laut secara gravitasi akibat kenaikan permukaan laut dan penurunan tanah. Saat ini, stasiun pompa air beroperasi menggunakan listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik, sebagian besar generator berbahan bakar batubara atau diesel konvensional. Karena stasiun pompa air digunakan lebih sering dan untuk jangka waktu yang lebih lama, emisi CO2 mereka terus meningkat bersamaan dengan biaya operasionalnya. Untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 70% pada tahun 2030, kelayakan penggunaan energi surya untuk stasiun pompa air sedang diteliti. Pada kesempatan ini, Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, bekerja sama dengan Blue Deal Netherlands, Nederlandse Waterschapsbank Fund (Dana Bank Otoritas Air Belanda), Pemerintah Daerah Kota Pekalongan, dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, telah melakukan survei dan kegiatan penelitian untuk menilai kelayakan energi surya untuk stasiun pompa di Pekalongan. Kegiatan penelitian ini telah berlangsung selama 1,5 tahun dari tanggal 22 Oktober 2024 hingga 2026. Penelitian ini melibatkan mahasiswa Program Magister Teknik Elektro (MTE) di Universitas Diponegoro (UNDIP). Para mahasiswa telah melakukan pengumpulan data, pengukuran, dan analisis, sebagai bagian dari penelitian tesis mereka. Melissa Rahmawati Yusuf, sebagai mahasiswa Magister, telah melakukan penelitian tesis tentang studi teknis dan ekonomi Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Tipe Panel Monofasial di Rumah Pompa Tegal Dowo Pekalongan. Flora Wilhelmina Edoway terlibat dalam penelitian ini dengan menganalisis kinerja Desain PLTS Monofasial dan Bifasial di Rumah Pompa Kramat Sari Pekalongan. Sebuah artikel kolaboratif berjudul “Photovoltaic System Assesment for Water Pumping Station Case Study: Pasir Kraton Kramat Pump Station at Pekalongan City” juga telah diterbitkan dalam konferensi internasional yang terindeks IEEE-xplore, yang ditulis bersama oleh seorang mahasiswa Magister MTE UNDIP, Muhammad Rofiq Maududi. Penelitian yang melibatkan berbagai mitra ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa program magister teknik elektro untuk mendapatkan pengalaman dalam Engineering Solving Problems through Design sebagai pendekatan sistematis untuk menciptakan solusi teknis terbaik untuk memecahkan masalah nyata. Hasil penelitian ini tentunya memberikan solusi positif kepada Pemerintah Daerah Pekalongan untuk perencanaan PLTS di rumah pompa sehingga dapat mengurangi emisi karbon dan biaya operasional rumah pompa tersebut.



